Perayaan HUT ke-55 Persewangi berlangsung meriah di Stadion Diponegoro, Minggu malam. Ribuan suporter memadati tribun untuk menyaksikan peluncuran skuad dan jersey terbaru tim Laskar Blambangan. Sekitar empat ribu pendukung hadir memberi dukungan langsung, yang semakin semarak saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan jajaran Forkopimda ikut menyaksikan prosesi perkenalan tim.
Musim ini, Persewangi tampil dengan ambisi besar, bertekad untuk berprestasi di Liga 4 dan menargetkan promosi ke Liga 3 pada musim berikutnya. Sebanyak 27 pemain resmi diperkenalkan, dimana sebelas di antaranya berasal dari Banyuwangi sendiri, sementara yang lainnya didatangkan dari berbagai wilayah termasuk pemain pinjaman dari Persija Jakarta dan Borneo FC.
Bupati Ipuk menyampaikan harapannya agar Persewangi terus berkembang serta memastikan dukungan dari Pemkab Banyuwangi sebagai klub kebanggaan masyarakat terus terjaga sepanjang musim. Presiden Persewangi, Handoko, menegaskan persiapan tim yang lebih matang dengan tuan rumah grup K dimulai pada 11 Desember.
Jersey baru Persewangi kali ini memadukan warna magenta dan putih dengan motif Batik Gajah Oling sebagai simbol identitas Banyuwangi. Disain jersey home terinspirasi oleh ombak kuat di sekitar Banyuwangi, sementara aksen emas melambangkan “Sunrise of Java”. Untuk jersey away, keberanian dan kejayaan klub dilambangkan dengan visual kobaran api Puputan Bayu.
Acara diakhiri dengan laga uji coba melawan Baruna Nusantara FC, dimana Persewangi menang meyakinkan 3-0, menambah optimisme tim menjelang musim kompetisi yang akan datang.
