Dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi di Banyuwangi. Kasus ini menimpa dua sekolah, yaitu SMPN 3 Kalipuro dan SMA NU Gombengsari setelah sebelumnya di MAN 1 Banyuwangi. Komisi IV DPRD Banyuwangi langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi tersebut. Terdapat 11 korban di SMA NU Gombengsari dan sekitar 20 siswa di SMPN 3 Kalipuro yang mengalami gejala keracunan. Peristiwa ini terjadi setelah siswa mengonsumsi makanan MBG dan banyak yang mengeluh sakit perut dan diare.
Guru SMPN 3 Kalipuro menyatakan bahwa insiden terjadi setelah siswa menyantap menu kari ayam dari MBG. Beberapa siswa menemukan makanan basi namun tetap mengonsumsinya karena lapar. Oleh karena itu, sekolah kini mengatur pembagian makanan sebelum jam pelajaran dimulai untuk memastikan kelancaran distribusi. Pihak sekolah telah berkoordinasi dengan petugas distribusi MBG dan mengadakan pertemuan dengan tim SPPG untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Mereka juga menekankan pentingnya memasak makanan dengan benar dan steril sebelum disajikan agar tidak menyebabkan keracunan di kemudian hari.
