Hypnic jerk adalah fenomena yang sering dialami oleh banyak orang sebelum mereka tertidur. Kejadian ini dapat membuat seseorang merasa seperti jatuh atau tersentak, yang kemudian diikuti dengan detak jantung cepat dan rasa gelisah. Menurut studi yang dimuat dalam jurnal Sleep Medicine pada tahun 2016, sekitar 60-70 persen populasi umum mengalami kondisi ini di berbagai kelompok usia.
Penyebab dari hypnic jerk umumnya berasal dari faktor non-medis, seperti kelelahan, stres, konsumsi kafein, alkohol, nikotin, dan kebiasaan merokok. Namun, dalam beberapa kasus, kejadian ini juga dapat dipicu oleh masalah kesehatan tertentu seperti efek samping obat, infeksi, atau gangguan sistem saraf.
Meskipun hypnic jerk biasanya tidak berbahaya, jika terjadi secara berulang, dapat mengganggu tidur dan mengurangi produktivitas pada siang hari. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kejadian ini adalah dengan menerapkan rutinitas tidur yang baik, menjaga kenyamanan kamar tidur, berolahraga secara rutin, mengelola stres, dan menghindari konsumsi rokok, alkohol, dan kafein sebelum tidur. Jika hypnic jerk terjadi terlalu sering atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, disarankan untuk konsultasi dengan tenaga medis untuk penanganan lebih lanjut.
