UIN Maliki Malang Lantik Pejabat Baru untuk Capai Prestasi Internasional

by -212 Views

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang baru-baru ini melaksanakan proses pelantikan pejabat baru untuk periode 2025-2029. Acara pelantikan tersebut berlangsung pada Jumat, tanggal 15 Agustus 2025. Prosesi ini melibatkan posisi penting seperti wakil rektor, dekan fakultas, direktur pascasarjana, dan ketua lembaga. Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, menegaskan pentingnya pemimpin baru ini dalam mencapai visi kampus sebagai universitas unggul dan memiliki reputasi internasional.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian tujuan kampus. Prof. Ilfi Nur Diana menekankan pentingnya etika, menghindari penyelewengan kekuasaan, dan menjadi teladan bagi seluruh anggota kampus. Diharapkan kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan semua elemen kampus dapat mewujudkan cita-cita bersama untuk menjadikan kampus ini sebagai universitas unggulan dan terkenal di kancah internasional.

Beberapa nama pejabat yang dilantik antara lain Basri, PhD, sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Triyo Supriyatno, sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. M Abdul Hamid, sebagai Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerja Sama, serta Prof. Agus Maimun, yang ditunjuk sebagai Direktur Pascasarjana. Selain itu, ada juga penunjukan Dr. Isroqunnajah sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), serta Prof. Sri Harini sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).

Dalam hal dekan, kampus ini menunjuk Dr. Muhammad Walid sebagai Kepala Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Prof. Umi Sumbulah untuk Fakultas Syariah, Dr. M. Faisol di Fakultas Humaniora, dan Dr. Misbahul Munir di Fakultas Ekonomi. Diperkuat dengan komposisi kepemimpinan yang penuh pengalaman di bidang akademik, diharapkan kampus ini dapat mengoptimalkan potensi untuk meningkatkan daya saing dan ekspansi kerja sama internasional dalam waktu singkat.

Di masa depan, UIN Maliki Malang bertekad untuk memperkuat peran sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, harapan akan mencapai reputasi internasional yang lebih tinggi semakin kuat.

Source link