Prabowo: Europe Needs Our Commodities, Technology Exchange Vital

by -236 Views

Prabowo Subianto, calon Presiden pengganti Joko Widodo, mengumumkan terobosan dalam perundingan perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa yang berlangsung selama satu dekade, mengkonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah setuju untuk masuk ke dalam Perjanjian Mitra Ekonomi Komprehensif (CEPA), efektif sebagai pakta perdagangan bebas. “Saya berada di Brussels, dan di sana kami mencapai terobosan besar. Setelah 10 tahun negosiasi sulit, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya setuju untuk maju dengan apa yang disebut CEPA – Perjanjian Mitra Ekonomi Komprehensif yang pada dasarnya adalah Perjanjian Perdagangan Bebas,” kata Prabowo di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada hari Rabu (16 Juli). Di bawah perjanjian tersebut, barang-barang Indonesia akan dapat memasuki pasar Eropa tanpa tarif. Menurut Prabowo, kesepakatan tersebut mencerminkan hubungan yang saling menguntungkan: sementara Eropa membutuhkan komoditas dan akses pasar Indonesia, Indonesia juga akan mendapat manfaat dari kemajuan Eropa dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan investasi modal. “Produk-produk kami akan masuk ke Eropa tanpa tarif. Ini adalah hubungan yang sangat simbiotik – mereka memiliki teknologi, ilmu pengetahuan, dan sumber daya keuangan yang sangat baik, sementara kami menawarkan mineral kritis, komoditas, dan pasar yang ramai,” jelasnya. Selain menyelesaikan semua isu yang tersisa dalam negosiasi CEPA yang sudah terhenti selama satu dekade, Indonesia dan UE juga sepakat mengenai sistem visa cascading – kebijakan yang ditujukan untuk memperlancar proses bagi warga negara Indonesia untuk mendapatkan visa masuk multiple-entry ke area Schengen.

Source link