Breaking Poverty Through Education: The People’s School Initiative

by -185 Views

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program “Sekolah Rakyat” sebagai upaya untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini resmi dimulai pada tahun akademik 2025/2026, dimulai dengan periode orientasi siswa pada hari Senin, 14 Juli. Sekolah Rakyat merupakan bagian kunci dari visi Indonesia yang lebih luas untuk menyiapkan modal manusia yang tangguh untuk agenda Indonesia Emas 2045.

Adita Irawati, Senior Expert Staff di Kantor Komunikasi Presiden (KPC), menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah implementasi langsung dari prioritas Asta Cita keempat Presiden. Presiden Prabowo percaya bahwa pendidikan adalah alat paling kuat untuk memutus mata rantai kemiskinan. Miskin tidak boleh menjadi warisan.

Sekolah Rakyat adalah inisiatif sekolah asrama yang sepenuhnya didanai, dirancang khusus untuk anak-anak dari rumah tangga miskin dan ekstrim miskin. Banyak keluarga di kanal pendapatan terendah masih kekurangan akses terhadap pendidikan berkualitas karena keterbatasan keuangan.

Kemiskinan membatasi akses ke layanan publik penting seperti pendidikan, perawatan kesehatan, dan infrastruktur yang layak. Data BPS menunjukkan bahwa pada September 2024, 24,06 juta orang—8,57% dari populasi—hidup di bawah garis kemiskinan, termasuk 3,17 juta yang dikategorikan sebagai hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Kesulitan ekonomi tetap menjadi hambatan besar untuk akses yang adil terhadap pendidikan. Menanggapi hal ini, Presiden Prabowo meluncurkan program Sekolah Rakyat untuk memastikan anak-anak dari latar belakang rentan dapat mengakses pendidikan setara dan berkualitas tanpa beban biaya hidup.

Selain memastikan akses, Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan keterampilan hidup berdasarkan bakat dan potensi masing-masing siswa, memberdayakan mereka untuk masuk ke pasar kerja atau memulai bisnis mereka sendiri. Tujuannya adalah memungkinkan siswa-siswa ini untuk meraih kesuksesan bukan hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan komunitas mereka.

Presiden Prabowo Subianto menekankan kepada para menterinya bahwa Sekolah Rakyat harus dilaksanakan dengan tepat, integritas, dan dampak yang nyata. Para siswa ini diharapkan menjadi pemimpin muda yang mampu berkontribusi pada pencapaian Visi Emas Indonesia 2045.

Source link