Paolo Pavesio, General Manager Yamaha Motor Racing yang baru menggantikan Lin Jarvis, terkesan absen di MotoGP Aragon pekan lalu, yang kemungkinan terkait dengan pengumuman perekrutan Toprak Razgatlioglu. Namun, Pavesio kembali di Misano akhir pekan ini untuk konferensi pers World Superbike. Menurut Pavesio, Yamaha memberikan kesempatan pada Toprak untuk menunjukkan kualitasnya dan memperkuat kerja sama antara MotoGP, Superbike, dan lainnya. Yamaha telah mengupayakan perekrutan Toprak ke MotoGP sejak beberapa tahun lalu, termasuk dalam tes di Aragon bersama Cal Crutchlow.
Pavesio mengungkapkan bahwa Toprak berpotensi menguji motor Yamaha M1 setelah Kejuaraan Dunia Superbike selesai. Meskipun Toprak dianggap sebagai fenomena media di negara asalnya, Yamaha menegaskan bahwa perekrutan Toprak tidak semata-mata sebagai operasi pemasaran, melainkan untuk menghadirkan bakatnya dalam balapan. Pavesio meyakini Toprak memiliki kemampuan alami untuk beradaptasi dengan M1 tanpa perlu mengubah gaya balapnya.
Hubungan antara Pavesio dan Toprak ditempuh dengan baik dan kesepakatan mereka diyakini akan segera tercapai. Meskipun hal ini berarti konsekuensi bagi pembalap Yamaha saat ini seperti Jack Miller atau Miguel Oliveira, Yamaha berkomitmen untuk membuat keputusan terbaik untuk tim. Pavesio juga menegaskan bahwa Toprak bukanlah hanya tentang kemenangan, melainkan pertumbuhan langkah demi langkah. Dalam situasi ini, Yamaha berharap dapat memberikan kontribusi yang positif bagi keberhasilan Toprak di MotoGP.
