Deddy Corbuzier, seorang pesulap dan mentalis terkenal di Indonesia, kini memasuki fase baru dalam karirnya setelah dilantik sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan. Penunjukan ini menandai keterlibatannya dalam bidang pertahanan dan komunikasi publik di tingkat nasional bersama dengan beberapa tokoh lain seperti Kris Wijoyo Soepandji, Lenis Kogoya, Mayjen TNI (Purn) Sudrajat, Indra Bagus Irawan, dan Sylvia Efi Widyantari Sumarlin. Pengangkatan ini diumumkan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (11/2).
Sebelumnya, Deddy telah menunjukkan komitmennya terhadap pertahanan negara dengan menjadi Duta Komponen Cadangan pada Oktober 2021. Pada Desember 2022, Presiden Prabowo memberikan pangkat Letnan Kolonel Tituler TNI AD kepada Deddy sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya.
Profil Deddy Corbuzier yang kini terlibat dalam pemerintahan Subianto adalah seorang pesulap yang telah memperluas karirnya ke dunia presenter dan hiburan setelah meraih penghargaan Merlin Award sebagai “Mentalis Terbaik Dunia” dua kali berturut-turut. Saat ini, ia fokus pada karir YouTuber melalui kanal “Close The Door” yang menjadi salah satu podcast terpopuler di Indonesia.
Peran Deddy dalam bidang pertahanan dimulai pada 2021 ketika ia menjadi Duta Komponen Cadangan, menunjukkan komitmen dalam mendukung sistem pertahanan negara. Pada Desember 2022, ia dianugerahi pangkat Letnan Kolonel Tituler oleh Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan. Pada 11 Februari 2025, Deddy dilantik sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan dengan fokus pada bidang komunikasi sosial dan publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pertahanan negara.
Dalam perannya sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan, Deddy akan fokus pada komunikasi sosial dan publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang isu-isu strategis di bidang pertahanan. Kementerian Pertahanan menilai keahlian komunikasi dan jangkauan media sosial Deddy dapat memperkuat penyebaran informasi yang jelas dan mudah dipahami.
