Seri latihan yang dilakukan di Mandalika merupakan hasil dari kerja sama antara Pertamina dan akademi pelatihan pembalap milik Valentino Rossi (VR46). Mulai Senin, lima pembalap MotoGP dari grid saat ini akan mengaspal di Mandalika yang dipimpin oleh Bagnaia. Berturut-turut, Pecco Bagnaia akan dipadukan dengan Marco Bezzecchi, Luca Marini, Franco Morbidelli, dan Fabio Di Giannantonio. Walau bukan bagian dari grup VR46, Di Giannantonio merupakan anggota tim berbasis di Tavullia untuk kategori motor berat. Setiap pembalap akan menggunakan motor sport dari merek yang mereka ikuti di Kejuaraan Dunia, yaitu Ducati, Aprilia, atau Honda. Di samping itu, teknisi lintasan akan mendampingi sebagian pembalap selama sesi latihan di lintasan Mandalika.
Berdasarkan prakiraan cuaca, temperatur di lintasan Indonesia diperkirakan naik hingga hampir 30 derajat Celcius dengan hujan hampir setiap hari. Morbidelli dan Di Giannantonio akan berangkat dari Jakarta menuju Mandalika setelah menghadiri presentasi tim VR46 di sana. Sesuai jadwal, mereka akan bergabung dengan para pembalap lainnya di Sepang pada 5 Februari untuk sesi pramusim yang berlangsung selama lima hari.
Pada tes pramusim MotoGP 2025, Sepang Shakedown akan dilakukan terlebih dahulu untuk pemula, penguji, dan pembalap dari tim konsesi terbuka. Sedangkan tiga hari pengujian untuk semua pembalap akan dilakukan di Sepang pada 5-7 Februari. Kemudian, pengujian akan berlanjut di Buriram pada 12 dan 13 Februari sebelum Grand Prix Thailand dimulai pada 3 Maret.
Terjadi insiden yang dialami Franco Morbidelli di Portugal, di mana ia jatuh parah dan harus dirawat di rumah sakit. Hal ini membuatnya absen dalam tes musim dingin, sehingga harus memulai kejuaraan dengan keterlambatan. Ada pilihan bagi pembalap Ducati untuk melakukan tes di Portimao, namun beberapa pembalap menolak opsi tersebut karena menganggap trek tersebut tidak aman. Pramusim ini menunjukkan persiapan yang intens bagi para pembalap menjelang musim balap yang akan segera dimulai.
